KL with bestie

DSC05710.JPG

Iklan
Kutipan | Posted on by | Meninggalkan komentar

Night

Aku ingat malam itu. Malam dimana aku harus menyerah. Menyerah untuk cinta yang bahkan tidak pernah ku perjuangkan. Cinta 6 tahun yang berakhir sia-sia. Laki-laki pertama yang aku inginkan. Laki-laki pertama yang membuat jantungku berdebar. Laki-laki pertama yang selalu kupikirkan. Laki-laki pertama yang membuatku terus melanjutkan hidupku yang sangat membosankan ini. Laki-laki pertama yang sangat aku rindukan setiap saat, hingga rasanya hatiku sakit tanpa melihatnya.

Dia adalah laki-laki yang membuatku sadar kalau aku sedang jatuh cinta. Bahkan aku tak pernah merasakan hal seperti itu pada mantan kekasihku. Yang ku tahu ketika menjalin hubungan dengan pria adalah menerima mencintai orang yang mencintai kita. Tapi, semua itu salah. Pada akhirnya, aku dan mantan kekasihku hanya bertengkar karena kurangnya komunikasi dan kurangnya perhatian diantara kita.  Setelah memutuskan hubunganku dengan mantan kekasihku, aku sadar. Menerima seseorang yang mencintai kita itu tidak mudah. Dan itu hanya akan memberi kesakitan pada kedua belah pihak.

namun, laki-laki itu muncul disaat waktu kekosonganku. Dia datang dan menunjukkan apa itu cinta. Hingga akhirnya aku begitu mencintainya setiap waktu. Bahkan aku tak peduli lagi dengan mantan kekasihku. Bahkan aku sudah tak pernah menganggap kalau kami pernah menjalin hubungan. Yang ada di otakku hanya laki-laki itu. Tidak ada laki-laki lain lagi. Titik.

Hanya saja, cinta 6 tahun yang ku pendam itu berakhir mengenaskan. Dia bahkan tak pernah memandangku walau sekali. Aku ingat, malam itu aku ingin mengungkapkan perasaanku. Karena bagiku 6 tahun yang kulalui sudah cukup untuk tahu bahwa aku benar-benar mencintainya. Aku takut, perasaanku ini hanyalah sekedar obsesi tanpa cinta. Pikirku. Tapi lagi-lagi aku salah. 6 tahun adalah waktu yang kubuang dengan sia-sia.

Malam itu, kami dengan tidak sengaja bertemu dalam salah satu acara pernikahan teman.  Takdir. Itulah yang kupikirkan. Apa ini jawaban dari Tuhan atas rasa yang kumiliki selama ini? Benarkah? Itulah yang ku pikirkan. Jadi ku putuskan untuk mengakui semuanya pada laki-laki tinggi itu. Melihat dia yang berdiri di dekatku membuatku hampir saja menangis. Aku sudah tak mampu lagi memendam rasa ini. Satu langkah lagi. Satu langkah lagi untuk menggapainya. Aku merasa begitu senang malam itu. Impianku, benar-benar akan terwujud.

ku beranikan langkahku untuk menggapai pria idamanku. Namun, bagai disiram air es ketika aku mendengar bahwa dia telah bertunangan. 2 bulan lalu, katanya. Dia bertunangan 2 bulan lalu dengan gadis yang aku tidak tahu dan tidak ingin tahu namanya. Telingaku seolah tuli. Tak mampu mendengar berbagai kata lain. 2 bulan lalu? Aku terlambat bukan? Lalu, harusnya aku ungkapkan perasaanku 6 tahun lalu kah agar aku mampu menggenggam erat tangannya? Bodohnya aku. Berusaha meyakinkan diriku sendiri, takut dengan perasaanku sendiri. Hingga pada akhirnya, aku harus kehilangannya. Cintaku. Cinta yang tak pernah ku perjuangkan. Yah, mungkin ini pantas untukku. Aku tak pernah berjuang untuknya, dan berharap bisa bersamanya? Lucu. Konyol. Konyol sekali.

Untuk pertama kalinya, aku merasakan apa itu patah hati. Apa itu rasa sakit. Dan aku bahkan membenci diriku sendiri. Mengapa aku seperti ini? Sejak saat itu, Aku kehilangan semangat hidupku. Yang ku lakukan hanya pergi kuliah, mengerjakan tugas, makan, tidur. Tak pernah ada laki-laki lain. Aku bahkan menutup diriku dari laki-laki lain. Aku takut. Aku tidak ingin merasakan rasa sakit itu lagi. Aku hidup tapi rasanya hampa. Kesana kemari hanya mengumbar senyum kepalsuan. Berpura-pura baik, namun aku tak pernah merasa baik. Berpura-pura bahagia namun nyatanya aku tak pernah merasakan bahagia. Aku bahkan tak punya mimpi. Tak ada keinginan. Hanya menjalani hidup seperti mengikuti arah aliran air. Aku. Aku, juga ingin bahagia, bolehkah? Siapapun tolong beritahu aku dimana aku bisa mendapatkannya. Ku mohon. Katakan padaku dimana itu.

Kutipan | Posted on by | Meninggalkan komentar

KYUHYUN FULL MV CELEBRATION

KYUHYUN FULL MV – CELEBRATION

Kutipan | Posted on by | Meninggalkan komentar

I can’t

Jangan membenciku. Aku mohon. Sekeras apapun kucoba melupakanmu justru aku malah merasa tersakiti. Semakin melupakanmu, semakin pula aku mencintaimu. Ya, aku tahu aku salah. Aku selalu mencoba melupakanmu. Maaf. Aku tidak bisa melakukannya lebih keras lagi. Hatiku hancur. Aku sakit. Melupakanmu sama saja aku mencoba untuk tidak bernapas. Aku tahu aku berlebihan. Hanya saja inilah yang kurasakan. Bukan hanya 1 atau 2 tahun aku mencoba melupakanmu. 5 tahun. 5 tahun kulalui hidup tanpa melihatmu. Aku pergi menjauh. Menjauh dari negara dimana kau tinggal hanya demi melupakanmu. Namun apa yang kudapatkan. Aku semakin hancur. Baca lebih lanjut

Kutipan | Posted on by | Meninggalkan komentar

Confession of Love

Tuhan. Mengapa engkau ciptakan rasa sakit pada manusia? Mengapa engkau biarkan kami merasakan sakitnya kehidupan yang menyiksa ini? Apa sebenarnya arti dibalik semua ini. Bukankah tujuan manusia hidup adalah untuk bahagia, lalu mengapa harus ada rasa sakit? Tuhan, ketika aku lelah akan rasa sakit ini, Apa yang harus kulakukan? Kumohon tolong aku. Rasanya hidup ini terlalu berat dan memuakkan. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Romance | 2 Komentar

My Everything

Pria itu. benarkah yang sekarang ku lihat sekarang adalah pria itu? wajah yang tampan, bermata sipit dengan tatapan elangnya yang tajam, bibir yang tebal dan hidung mancungnya yang menambah kesan tampannya semakin lengkap. Dia adalah pria yang 5 tahun lalu mengisi hatiku. Mengubah hidupku. Dan sekarang dia sudah kembali. Hatiku kembali terasa sesak. Dia dan aku tak saling mengenal dengan baik, kami hanya sekedar mengenal sebagai seorang senior dan junior. Dan aku hanyalah satu-satunya orang yang memiliki hati padanya. Dia adalah pria dingin, cuek dan sedikit tidak berperasaan. Entah apa yang ku suka darinya namun sejak dia menolongku 5 tahun lalu, aku begitu menggilai pria itu. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Romance | Meninggalkan komentar

Waiting For You

Bunga itu terlalu susah untuk ku petik. karena saat aku memetiknya maka aku harus bersiap bahwa bunga itu akan layu dan mati. Dan semua itu tidak akan kembali. Aku hanya ingin melihat bunga itu tumbuh dengan indah, bermekaran tiap harinya. Jika suatu saat sang pemilik membiarkanku merawatmu, maka kau akan benar-benar menjadi milikku. Tunggulah hingga saat itu ~

Dipublikasi di Romance | Meninggalkan komentar